STIT Al Karimiyyah Jamin Keaslian Ijazah

Stit Al Karimiyyah - 22 Agustus 2015 M 10:18 WIB
STIT Al Karimiyyah Jamin Keaslian Ijazah

Gencar pembicaraan hingga pemberitaan seputar ijazah palsu sejak 2014 lalu di tingkat nasional yang ikut mengusik ketenangan pemilik ijazah hingga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendorong Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Karimiyyah, Beraji, Gapura, Sumenep, Ach. Syaiful Ala, M.Pd.I mengeluarkan jaminan keaslian ijazah perguruan tinggi yang dipimpinnya itu kepada seluruh mahasiswa dan alumni, pada Kamis (20/08/2015).

Meningkatnya isu ijazah palsu ke permukaan sepanjang tahun 2015, tidak ayal membuat hampir semua perguruan tinggi di Sumenep terkena teror. Akibat insiden ini, lembaga yang terisukan melakukan pengadaan ijazah palsu dari orang maupun pihak yang tidak bertanggungjawab akan mengalami kerugian massif dari masyarakat, khususnya kehilangan kredibilitas.

Kita diisukan mengeluarkan ijazah palsu karena belum selesai menginput data PDDIKTI. Padahal kita masih dalam proses input data tersebut, kata Syaiful, disela-sela mengawasi tes masuk mahasiswa baru.

Karena itu, demi memberikan kepastian dan kebenaran yang ada, pihaknya angkat bicara bahwa tuduhan yang diarahkan kepada STIT Al Karimiyyah tersebut tidaklah benar. Salah itu, katanya. Sebab menurut Syaiful, STIT Al Karimiyyah adalah perguruan tinggi yang memiliki izin resmi yang berdiri pada tanggal 4 September 2008 dengan No. SK PT Dj.I/302/2008, Tanggal SK PT 4 September 2008.

Sementara terkait proses input data, ia menjelaskan bukan hanya STIT Al Karimiyyah yang sedang melaksanakan proses tersebut. Hampir semua perguruan tinggi di kabupaten lain di Jawa Timur atau Kabupaten Sumenep juga sama dengan STIT Al Karimiyyah, tambahnya.

Selain itu, lanjut ketua muda ini, STIT Al Karimiyyah juga masih dalam proses mempersiapkan akreditasi dua program studi (prodi) yang baru dibuka tahun lalu, yakni prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA). Sedangkan dua prodi lainnya, Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), sudah berjalan dengan lancar.
READ Dalam Hitungan Hari, Dana Desa Mengucur

Kami memang masih melengkapi kekurangan-kekurangan lain di kampus ini. Tapi soal ijazah, kami jamin keasliannya, tegas Syaiful.

Ia berharap, tidak satupun masyarakat, khususnya alumni percaya akan isu maupun pemberitaan yang menyudutkan STIT Al Karimiyyah sebagai salah satu perguruan tinggi yang ikut mengeluarkan ijazah palsu. Harapan saya kepada alumni, tidak usah risau dengan berita yang tidak jelas, tandasnya, kepada matasumenep.com. (rul/rfq)

dipertik dari matasumenep.com